Top Menu

Pada sebuah website yang Kita buat, seringkali kuota hosting yang digunakan tidak terpakai dengan maksimal apalagi website yang kita konsep masih minim konten. Misalnya dari hosting yang Kita punya 1GB, Kita hanya memakai sekitar 100-200MB padahal semua konten yang dipunya sudah ditampilkan. Akibatnya 800MB sisa hosting tidak terpakai atau sia-sia walaupun dapat digunakan untuk keperluan di masa yang akan datang. Nah untuk menyiasati hal ini Kita dapat membuatkan subdomain untuk website. Keuntungannya selain memakai hosting yang belum terpakai di hosting website utama, dengan subdomain Kita juga dapat membuat tampilan yang sepenuhnya berbeda antara website domain dengan website subdomain.

Subdomain seringkali juga digunakan untuk kebutuhan diluar dari website utama seperti website khusus pendaftaran, website jual beli yang terpisah dengan website profil utama dan dapat juga dijadikan website “gurita” usaha dari website utama seperti yang akan dicontohkan dalam tutorial kali ini. Di postingan kali ini Saya bermaksud membuat website Oemah Training yang merupakan website jasa training dan pelatihan bidang teknologi informasi dengan memanfaatkan domain website yang sudah Saya punya di alamat www.oemahwebsite.com. Nantinya Saya akan membuat subdomain www.trainng.oemahwebsite.com yang tampilan dan menunya sepenuhnya berbeda dengan website www.oemahwebsite.com. Berikut ini akan dijelaskan langkah-langkah membuat subdomain di website:

1. Login ke cpanel hosting Kita, misalnya ketikkan http://namadomainkita.com/cpanel

2. Masuk ke menu “subdomain“ dengan memilih icon subdomain di cpanel

3. Di kolom subdomain silahkan masukkan nama subdomain yang kita inginkan, misal jika ingin membuat subdomain sqmail.namadomainkita.com, maka cukup kita isi kolom tersebut dengan sqmail

4. Pada kolom Documen Root akan terisi secara otomatis dimana letak file document kita


5. Klik “create”, maka akan tercipta subdomain baru.

Setelah pembuatan subdomain selesai maka akan tercipta sebuah folder baru di “public_html” dengan nama folder yang sama dengan nama subdomain yang kita buat, misal kita membuat sqmail.namadomainanda.com, maka akan tercipta folder bernama sqmail di directory “public_html/sqmail”. Dan jika kita ingin mengisi subdomain dengan file website maka file website tinggal di upload atau diinstall pada folder sqmail tadi.

Tampilan website Oemah Training di alamat www.training.oemahwebsite.com:

Semoga Bermanfaat

Bagi yang ingin dibantu membuat website, toko online atau sistem informasi dan aplikasi komputer lainnya, silahkan hubungi Kami di www.OemahWebsite.com (08112522117)

Kunjungi juga toko website terbaru Kami Oemah Training, jasa training dan pelatihan di bidang teknologi informasi di alamat www.Training.OemahWebsite.com    (08112522117)

 

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Close