Top Menu

     Semenjak bulan Januari tahun 2016 cerita ini dimulai (Sok dramatis dikit). Telkomsel, merupakan perusahaan yang bergerak di bidang telekomunikasi selular berplat merah memang mempunyai kekuatan jaringan yang luas. Dengan produknya seperti kartu As, Simpati untuk pasar prabayar dan kartu Halo untuk pascabayar telah banyak digunakan oleh penduduk negeri ini. Tetapi bukanlah tentang Telkomsel yang akan Saya bahas, melainkan produknya yaitu kartu Halo. Ya kartu andalan Telkomsel di pasar pascabayar ini memang salah satu yang pertama di Indonesia. Sekitar awal tahun ini juga Saya mulai menggunakan kartu Halo. Bukan hanya kekuatan jaringan sinyalnya yang luas, Saya juga tertarik karena kartu ini dapat mem”branding” pemakainya ataupun hal-hal yang berkaitan dengan pemakainya, menurut Saya pribadi si. Apalagi iklan kartu ini di televisi selalu keren dan keren setiap kali muncul.

     Nah sebelum Saya mulai memakai kartu Halo, Saya melakukan sedikit riset. Mencari informasi apa saja jenis dari kartu Halo, fungsi dan fitur, harga paket, dan membaca beberapa artikel yang juga membahas kartu Halo di blog orang lain. Kesimpulan yang Saya dapat waktu itu sebenarnya kurang memuaskan. Hal-hal seperti sinyal yang masih sering hilang dan cenderung lemot, harga paketan yang mahal sampai tagihan yang seolah-olah tanpa batas walaupun sudah mengambil paket yang tersedia. Maka dari itu Saya memutuskan mengambil kartu Halo dengan paketan yang paling minim budget. Ya itung-itung coba dulu apakah seperti yang sudah diulas di blog yang sudah Saya baca.

     Paket yang Saya pilih waktu itu adalah Halo Hybrid. Paket yang satu ini merupakan paket low-end dibanding paket kartu Halo yang lain. Dengan harga 50.000 rupiah saja perbulan, Kita bisa menggunakan kartu Halo. Ya benar, cukup 50.000. Lalu kenapa bisa begitu? bukannya kartu Halo adalah kartu pascabayar yang tagihannya sesuai pemakaian? Memang benar begitu, namun pemakaian di sini juga tergantung paket Halo mana yang diambil. Contohnya Saya, paket Halo hybrid seharga 50.000 Saya mendapatkan kuota internet 2gb, bonus telfon 60 menit dan sms 100 kali semua ke sesama Telkomsel. Jadi selama kuota itu masih ada sampai batas pembayaran bulan berikutnya, maka tagihanpun tidak akan lebih dari 50.000. Kalau cuma ke sesama telkomsel, terus kalau mau telfon ke luar operator bagaiamana? Ya tentu tetap bisa. Dengan batas maksimal 50.000 rupiah juga Kita bisa menelfon dan sms ke luar operator dan tagihan akan digabungkan dengan 50.000 untuk biaya langganan Halo Hybrid.

     Jadi apabila misal tagihan Kita setiap bulan 50.000, ditambah tagihan diluar paketan yang Kita pakai 50.000 (Misal karena telfon dan sms ke luar operator atau memasang nsp). Maka tagihan Kita menjadi 50.000+50.000= 100.000 rupiah. Apakah bisa membengkak lebih dari itu? tentu saja tidak bisa, karena batas maksimal pemakaian cuma 2 kali lipat dari total tagihan perbulan. Menurut Saya itu juga berlaku untuk semua jenis paketan kartu Halo termasuk paketan Hig-Endnya. Jadi kalau ada yang merasa jumlah tagihan sampai berjuata-juta rupiah, itu karena biasanya telat melakukan pembayaran. Untuk denda Saya sendiri kurang paham. Tetapi kemaren Saya mencoba telat mebayar 1 bulan, dendanya mencapai 100% dari tagihan dibulan tertunggak. Dan nomor juga pasti akan diblokir, artinya tidak dapat digunakan untuk menelfon maupun menerima telfon dan sms.

kartu-halo-1

     Bagaimana untuk masalah tagihan sudah ada gambarannya? yang pasti tidak se”mengerikan” yang dibahas orang kalau memang Kita sendiri juga cerdas dan cermat serta bijak dalam menggunakan. Untuk kekuatan sinyal, Saya sendiri juga tidak terlalu puas, karena dibeberapa tempat kartu Halo yang Saya pakai hilang sinyalnya. Bahkan kadang masih di dalam kota tetapi posisi di dalam gedung atau bangunan, sinyalnya juga menghilang. Kata CS GraPari yang pernah Saya tanya si memang katanya ya karena bangunannya. Alasan Saya yang lain memakai kartu pascabayar yang satu ini juga karena kekuatan brandingnya. Kebetulan Saya juga mempunyai beberapa toko online yang perlu Saya branding, jadi tidak ada salahnya kalau memakai karu Halo untuk media komunikasi dengan calon customer toko online Saya. Ya siapa tau dengan memakai nomor dengan kartu ini, customer bakal makin yakin dengan toko online yang Saya punya.

 kartu-halo-3 kartu-halo-2

Halo Hybrid juga mempunyai keunggulan dibanding jenis kartu Halo lainnya. Kartu ini juga masih bisa digunakan walaupun Kita sudah mencapai over tagihan, cukup dengan diisi pulsa tronik, Halo Hybrid yang semula pascabayar bakal berubaha menjadi prabayar seperti kartu prabayar lainnya. Namun perlu diingat, kartu Halo HARUS masih dalam keadaan aktif dan tidak terblokir. Dengan mengetik *888*767# kartu Halo Hybrid prabayar akan kembali lagi menjadi pascabayar dan siap digunakan seperti semula. Overall Saya cukup puas dengan kartu Halo yang sekarang Saya pakai. Karena kebetulan memang komunikasi juga terbantu menggunakan sosial media dan hampir selalu memakai wifi untuk mengakses sosmed baik di rumah, kantor, kampus atau tempat nongkrong (Nongkrongnya sambil duduk tapi lho ya). Jadi paketan Halo Hybrid seharga 50.000 perbulan dengan isi yang ada, sudah cukup bagi Saya pribadi.

Bagaimana masih ragu untuk mulai memilih kartu pascabayar?

Cek Pulsa Kartu Halo

Cek Pemakaian pulsa *888#
Cek pemakaian terakhir *887#
Cek Bonus *889#
Langganan Paket *111#

Customer Service Kartu Halo

Hubungi 133 dari Kartu Halo
0807 1 811 811 dari handphone
www.telkomsel.com

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Close