Top Menu

Setelah lumayan lama gak posting tentang contoh program C++, karena ada UTS jadi praktikumnya libur 2 minggu dan setelah lanjut lagi, 2 minggu terakhir praktikumnya gak ada tugas (Shift senin sore), kali ini Saya posting lagi tentang contoh program C++ hasil tugas dari praktikum minggu ke – 6.

Judul yang akan dibahas dikesempatan ini adalah tentang Larik.

LARIK (ARRAY)

Larik merupakan sekumpulan data yang mempunyai nama dan tipe yang sama. Larik sering disebut juga variabel berindeks. Nilai suatu data dalam larik ditentukan oleh nama dan indeks. Larik banyak digunakan pada operasi yang melibatkan indeks seperti pada statistik dan matriks.

Tipe data larik dapat berupa larik satu demensi, dua demensi, tiga demensi atau banyak dimensi.

Bentuk Umum Larik Satu Dimensi :

(Tipe_larik nama_larik [ukuran])

Bentuk Umum Larik Dua Dimensi :

(Tipe_larik nama_larik [ukuran1][ukuran2])

Perhatikan :

· Tanda kurung [ ] digunakan untuk menunjukkan elemen larik
· Perhitungan elemen larik dimulai dari 0, bukan 1

C++ tidak mengecek larik. Bila anda menyatakan int x[10], ini artinya 10 elemen yang dimulai dari 0. Karena itu elemen terakhir larik adalah x[9]. Bila anda salah mereferensikannya dengan x[10], anda akan mendapatkan harga yang tidak terpakai. Akan lebih buruk lagi jika anda memberikan harga ke x[10], yang tidak dapat diterima.

MENGHITUNG JUMLAH ELEMEN ARRAY

Karena fungsi sizeof() mengembalikan jumlah byte yang sesuai dengan argumennya, maka operator tersebut dapat digunakan untuk menemukan jumlah elemen array, misalnya

int array[ ] = {26,7,82,166};

cout<<sizeof(array)/sizeof(int);

akan mengembalikan nilai 4, yaitu sama dengan jumlah elemen yang dimiliki larik.

Oke, masuk ke soal beserta contoh programnya.

Program pertama adalah program mencari bilangan terBESAR dalam sebuah barisan bilangan :

1,5,7,9,12,34,56,67,3,5,6,7,211,44,12,23,25,432,123,123,56

Program tentunya harus menggunakan larik, maka programnya sbb :

Dari program tersebut, diperoleh output :

Yang ke-2 adalah program untuk mengurutkan bilangan (Sorting) secara menurun (Descending) untuk bilangan dalam barisan bilangan :

1,5,7,9,12,34,56,67,3,5,6,7,211,44,12,23,25,432,123,123,56

Dengan algoritma yang Saya pakai, diperoleh program seperti ini :

Program di atas, Saya memakai metode buble sort, karena menurut Saya metode ini yang paling mudah (Untuk tahu metode sorting yang lain, silakan search di google.com). Diberi nama “Bubble” karena proses pengurutan secara berangsur-angsur bergerak/berpindah ke posisinya yang tepat, seperti gelembung yang keluar dari sebuah gelas bersoda.

Bubble Sort mengurutkan data dengan cara membandingkan elemen sekarang dengan elemen berikutnya. Pengurutan Descending: Jika elemen sekarang lebih kecil dari elemen berikutnya, maka kedua elemen tersebut ditukar.

Algoritma ini seolah-olah menggeser satu per satu elemen dari kanan ke kiri atau kiri ke kanan, tergantung jenis pengurutannya, asc atau desc.

Ketika satu proses telah selesai, maka bubble sort akan mengulangi proses, demikian seterusnya sampai dengan iterasi sebanyak n-1.

Kapan berhentinya?  Bubble sort berhenti jika seluruh array telah diperiksa dan tidak ada pertukaran lagi yang bisa dilakukan, serta tercapai perurutan yang telah diinginkan.

Sehingga output programnya adalah :

Untuk program yang pertama yaitu mencari bilangan terBESAR dalam barisan bilangan, dapat pula Kita mencari bilangan terkecil dari barisan bilangan tersebut, karena algoritma program yang Saya pakai memungkinkan untuk hal itu. Yaitu pada bagian percabangan:

if (bilangan [i] > max), cukup mengganti tanda > dengan tanda < maka akan diperoleh bilangan terkecil pada barisan bilangan tersebut (Silahkan dicoba saja).

Begitupun dengan program yang kedua, yaitu adalah program untuk mengurutkan bilangan (Sorting) secara menurun (descending) untuk bilangan dalam barisan bilangan. Dapat pula Kita membuat program untuk mengurutkan bilangan secara ascending. Sama seperti contoh program nomer 1, yaitu dengan cara mengedit pada bagian percabangannya :

If (bilangan [j] < bilangan [j+1]), mengganti tanda < dengan tanda > maka akan muncul urutan barisan bilangan secara ascending (Silakan dicoba juga).

Demikian contoh program yang Saya buat, semoga bisa bermanfaat bagi yang membutuhkan.

Jangan lupa terus LATIHAN, LATIHAN & LATIHAN.

Terima kasih.

By Penulis.

About The Author

1 Comment

  1. Tanks omm.. contohnya bermanfaat sekali.. kwkk…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Close