Top Menu

Website yang populer di dunia saat ini tidak terlepas dari yang namanya SEO. Begitu banyak bertebaran teknik SEO dan juga tools SEO yang ada di internet, salah satunya adalah Yoast SEO. Sebagian orang yang belum familiar dengan tools SEO ini mungkin akan kebingungan bagaimana cara menggunakan atau bahkan mengkonfigurasi ke dalam website. Padahal cara setting Yoast SEO cukuplah mudah, tapi Kita harus sedikit bersabar ketika melakukan pengaturan. Tujuannya, supaya artikel yang dibuat muncul di halaman pertama search engine seperti Google dengan keyword yang sudah Kita tentukan. Yoast SEO adalah plugin yang cukup banyak digunakan oleh pemilik website, hal tersebut karena fitur SEO yang dimilikinya cukup lengkap. Nah berikut ulasannya:

Fitur

Fitur yang dimiliki oleh plugin Yoast SEO ini cukup lengkap untuk meningkatkan SEO sebuah website, berikut ini beberapa fitur menarik yang dimilikinya:

1. Mengubah SEO title dan meta description pada setiap postingan

2. Konfigurasi Meta Robot

3. Verifikasi Google Webmaster Tools, Bing dan Yandex

4. XML Sitemap

5. Breadcrumbs

6. Permalinks

7. Meta Robot

8. Google snippet

9. Fitur analysis

Apa yang Kita butuhkan?

Untuk memulai langkah pada tutorial ini, pastikan Kita masuk ke halaman dashboard website, lalu:

a. Instal Plugin Yoast SEO

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah menginstal dan mengaktifkan plugin Yoast SEO.

Setelah plugin diaktifkan pada dashboard WordPress, Kita akan melihat menu di bagian kiri dengan nama SEO.

cara setting yoast seo

Pada langkah ini, Kita telah menginstal dan mengaktifkan plugin, mari menuju langkah selanjutnya.

b. Cara Setting Yoast SEO

Perlu diingat, setingan yang dilakukan pada tutorial ini adalah yang Saya sarankan. Jika Kita adalah pemula dan ingin menginstal plugin Yoast SEO seperti pada tutorial ini, silakan untuk mengikuti langkah demi langkahnya.

Langkah 1: Transfer Data

Kebanyakan pemilik website biasanya menggunakan plugin lain selain Yoast SEO seperti All in One SEO Pack.

Jika Kita sebelumnya menggunakan plugin tersebut dan ingin Yoast bekerja secara maksimal, silakan untuk memastikan semua setingan SEO pada plugin sebelumnya sudah dipindakan ke plugin Yoast sebelum menonaktifkanya.

Langkah 2: General

Silakan klik pada menu SEO, kemudian pilih tab General. Akan terlihat tombol untuk membuka konfigurasi. Pada tutorial ini Saya tidak melakukan pengaturan untuk setingan General, silakan dilanjut ke langkah 3.

setting yoast seo

Langkah 3: Features

Silakan pilih tab Features kemudian aktifkan bagian Advanced settings pages.

features

Setelah itu silakan klik tombol Save changes untuk menyimpan pengaturan. Akan terlihat pada menu SEO bertambah menu baru.

menu baru yoast seo

Adapun menu tersebut adalah Titles & MetasXML SitemapsSocialAdvanced, Tools, Search Console. Kami akan membahas bagaimana cara melakukan pengaturan untuk setiap fitur tersebut pada langkah selanjutnya.

Langkah 4: Your Info

1. Selanjutnya, silakan pilih tab Your Info. Dimana Kita perlu memasukan informasi mengenai situs dan nama Anda atau nama perusahaan.

info situs

2. Silakan isi untuk bagian Website name dan Alternate name yang menggambarkan jenis website Kita. Jika bagian ini tidak diisi, maka Yoast SEO akan otomatis menggunakan title dari website Kita.

3. Bagian berikutnya, silakan pilih Company atau Person untuk website yang Anda buat. Jika Kita memilih Company, silakan untuk mengisi nama perusahaan dan juga mengupload logo dari perusahaan. Jika Kita memilih person, silakan untuk memasukkan nama yang mengelola website, kemudian klik tombol Save changes.

Langkah 5: Webmaster Tools

Jika Kita sudah memahami tentang SEO, pasti Kita pernah mendengar jika search engine yang cukup populer seperti Google, Bing dan Yandex mengijinkan pemilik situs untuk menambahkan website mereka dengan menggunakan webmaster tools.

Webmaster tools memungkinkan Kita melihat insight dan data mengenai website Anda dari search engine.

Untuk melakukan verifikasi website dan melihat data laporan mengenai website, Kita harus menambahkan kode traking ke website atau mengupload file dari webmaster ke hosting dimana website Kita berada.

Kebanyakan pemula, belum mengetahui bagaimana menambahkan kode traking, sehingga Yoast SEO menyediakan fitur tersebut supaya lebih mudah digunakan.

Caranya cukup sederhana, Kita tinggal menambahkan code meta dari search engine pada kolom yang tersedia. Untuk langkahnya silakan ikuti tutorial cara verifikasi website di Google.

cara verifikasi wordpress ke google

Langkah 6: Security

Tab terakhir  adalah Security. Bagian ini hanya terdapat satu pilihan, yaitu mengaktifkan bagian advance meta box dari Yost SEO. Saya sarankan untuk memilih Disabled, dengan menonaktifkan pilihan ini memungkinkan author tidak dapat menentukan nonindex pada postingan.

security

Langkah 7: Title dan Meta

Terdapat beberapa tab pada menu Titles & Metas, berikut adalah penjelasannya.

1. General

Pada bagian ini Kita dapat memilih simbol yang ingin digunakan sebagai pemisah antara judul. Untuk pilihan default adalah tanda  strip, Anda dapat menggunakan tanda tersebut secara default.

title meta

2. Homepage

Selanjutnya pada tab Homepage adalah untuk menentukan title halaman utama website Kita. Secara default kolom tersebut akan diisi oleh title template. Seperti pada halaman home, mungkin Anda ingin membuat title, description dan keyword.

Sedangkan untuk postingan, sebuah title akan berbeda antara satu postingan dengan postingan lainnya.

Title template memungkinkan Anda menentukan sebuah judul dan deskripsi singkat mengenai website Anda.

Seperti yang terlihat pada gambar di bawah, untuk kolom Title template sudah terisi secara default dan Anda hanya perlu mengisi bagian meta description template sesuai dengan deskripsi website yang dikelola.

deskripsi blog

3. Post Types

Pada bagian ini Kita dapat melakukan pengaturan bagaimana judul postingan ketika tampil di search engine. Disarankan untuk bagian ini dibiarkan saja , untuk deskripsi dikosongkan dan Title template menggunakan setingan default yaitu %%title%%.

plugin yoast seo

4. Taxonomies

Pada bagian tab Taxonomies, Kita dapat melakukan pengaturan Title template dan Meta description untuk kategori, tag, format dan tag gambar. Kita dapat membiarkannya secara default.

taxonomies

5. Archives

Jika website Kita memiliki lebih dari satu orang author atau penulis, silakan untuk mengaktifkan bagian ini. Sebaliknya jika hanya satu orang, silakan untuk mendisabled bagian Author archives.

archives

6. Other

Untuk tab other, silakan dibiarkan secara default.

Langkah 8: Social

Yoast SEO memiliki fitur yang cukup lengkap, Kita dapat mengintegrasikan akun sosial media seperti Facebook, Twitter dan Google+ dengan blog Kita.

1. Accounts

sosial media

Pada bagian menu Social silakan klik tab Accounts, kemudian masukkan akun sosial media yang dimiliki pada kolom Your social profiles berupa url dari profile masing-masing akun sosial media Kita

Hal ini berguna untuk memberitahu search engine seperti Google mengenai akun media sosial untuk website Anda. Setelah selesai silakan klik tombol Save Changes.

2. Facebook

Pada bagian tab Facebook, pastikan untuk Open Graph Meta Data dalam keadaan Enabled, ini akan menambahkan open graph meta data Facebook ke dalam bagian <head> website Kita.

Hal ini akan berguna untuk thumbnail website yang tampil ketika Anda membagikan artikel di Facebook.

Silakan upload gambar untuk thumbnail halaman utama website Kita, dapat berupa logo website atau gambar lainnya yang menggambarkan website Kita. Masukkan Title dan Description untuk website Kita juga. Gambar dan deskripsi akan tampil ketika website Kita dibagikan di Facebook

Pada bagian Default settings, silakan masukkan gambar yang ingin Anda gunakan untuk postingan atau halaman yang tidak memiliki gambar.

pengaturan facebook di yoast

3. Twitter

Untuk Twitter, Kita juga dapat menambahkan Twitter card pada bagian tag head melalui plugin Yoast SEO ini. Untuk bagian The default card type to use kami sarankan untuk menggunakan Summary. Jangan lupa simpan perubahan dengan menekan tombol Save Changes.

pengaturan twitter

4. Pinterest

Sama halnya seperti Facebook, Pinterest juga menggunakan Open Graph meta data. Pastikan untuk status Open Graph meta data di tab Facebook statusnya enabled.

Selanjutnya silakan lakukan verifikasi dengan mengunjungi link confirm your site with Pinterest. Setelah itu masukkan kode verifikasi yang diberikan Pinterest ke dalam kolom Pinterest confirmation. Setelah itu silakan klik tombol Save changes untuk menyimpan perubahan.

pengaturan pinterest

5. Google+

Jika Kita sudah memiliki halaman Google+ untuk website Anda, silakan masukkan URL dari akun Google+ Kita pada kolom Google Publisher Page. Setelah itu silakan klik tombol Save Changes.

pengaturan google plus di yoast

Langkah 9: XML Sitemaps

Sitemap XML merupakan bagian terpenting yang harus dimiliki pada website WordPress Kita. Hal ini untuk memudahkan search engine seperti Google dalam mengindex konten yang Kita buat.

Cara membuat Sitemap XML WordPress melalui Yoast SEO sangatlah mudah. Silakan pilih menu XML Sitemaps yang ada dibagian kiri, kemudian pada bagian XML sitemap functionality diubah statusnya menjadi Enabled. Setelah itu silakan klik tombol Save Changes.

xml sitemap

Pastikan pada bagian tab User sitemap untuk Author / user sitemap dalam keadaan Disabled.

Pada tab Post Types Kita dapat menentukan bagian konten yang tidak ingin ditampilkan pada Sitemap XML, Kita dapat menggunakan setingan default dari Yoast SEO.

post types

Lakukan hal yang sama pada bagian tab Taxonomies.

Langkah 10: Tools

Pada bagian ini terdapat tiga fitur yang dapat digunakan, yaitu:

  • Bulk editor: Berguna untuk melakukan perubahan pada title dan description setiap postingan Kita.
  • File editor: Berguna untuk melakukan perubahan pada file .htaccess dan robots.txt.
  • Import and Export: Pada bagian ini dapat digunakan untuk mengimport atau mengeksport setingan yang ada pada Yoast SEO.

tools yoast seo

Langkah 11: Search Console

Pada bagian Search Console memungkinkan Kita untuk melakukan verifikasi website ke Google Webmaster tools (sekarang namanya adalah Google Search Console).

Untuk melakukan verifikasi melalui plugin Yoast SEO cukuplah mudah, silakan klik tombol Get Google Authorization Code, kemudian setelah mendapatkan code dari Google Search Console, silakan tambahkan pada kolom yang ada, kemudian klik tombol Authenticate.

cara verifikasi google webmaster

Itulah cara setting Yoast SEO pada website WordPress, setelah Kita selesai melakukan pengaturan, selanjutnya adalah melakukan optimasi postingan dengan menggunakan plugin Yoast SEO.

Selamat mencoba, Semoga Bermanfaat.

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Close