Top Menu

The time has come, ngutip kata-katanya Thanos di film Avenger Infinity War 2018, Nah di indonesia 2019 tiba juga saatnya, bukan invansinya Thanos dan pasukan aliennya yang pasti tapi Pemilihan Umum 2019. Pemilihan Umum besok bulan April 2019 akan menyelenggarakn 2 pesta rakyat besar sekaligus dalam satu waktu, yaitu pemilihan partai politik beserta pilihan legislatif dan pemilihan presiden dan wakil presiden. Untuk pemilihan partai politik, ada 20 partai yang ikut serta pada pemilu 2019 besok. Pilihan legislatif, setelah ditetapkan KPU, ada 7.968 orang yang tercantum dalam daftar caleg. Jumlah ini berasal dari 20 partai politik yang mengikuti Pileg 2019.

Dari jumlah itu, terdapat 4.774 caleg laki-laki dan 3.194 caleg perempuan. Proporsi ini tentunya sudah memenuhi kuota 30 persen caleg perempuan seperti yang diatur dalam Undang-Undang Pemilu. Apa si Pemilu?? Pemilu ya PemILihan Umum.

Pada postingan kali ini Saya TIDAK AKAN mempromosikan salah satu calon baik presiden dan wakil presiden, partai politik maupun caleg, Saya juga tidak akan memberi petunjuk gimana si caranya nyoblos di pemilu karena kedua hal tersebut bukan tugas Saya. Namun pada kesempatan ini Saya akan memberikan sedikit “Pencerahan” atau alasan mengapa si Kita harus ikut memilih? Ini hanya pendapat Saya saja dan disertai beberapa kutipan dari berbagai sumber, jadi semoga saja bisa menginspirasi teman” yang belum menemukan alasan untuk memilih di PEMILU 2019 besok.

PEMILU 2019:

  1. Allah tidak akan merubah nasib suatu kaumnya kecuali…., sesuai dengan firman Allah

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka ” QS 13:11

Intinya siapapun pemimpin Kita nanti, Kita tidak akan bisa sukses kalau memang Kita sendiri tidak berusaha.

2. Hidup itu perjuangan, Hidup itu pengorbanan, Hidup itu ibadah dan masih banyak sekali tujuan hidup setiap orang, tergantung situasi dan kondisinya juga waktu ditanya apa sih tujuan hidup Anda? Tapi khusus PEMILU nanti, Hidup itu pilihan. Jadi pilihlah calon yang memang harus Kalian pilih.

3. Urusan cari makan y kita sendiri, siapapun presiden, wakil presiden dan anggota dewannya, karena gak ada hubungannya secara langsung dengan besok makan apa dengan pemimpinnya siapa. Biasanya alasan yang ini sering dipakai para orang tua.

Berikut adalah tugas resmi Presiden, Wakil Presiden dan Anggota Legislatif yang diatur Undang-undang:

Tugas Presiden sebagai Kepala Negara

Sebagai Kepala Negara, Presiden memiliki tugas-tugas khusus yang harus dilakukan selaku Kepala Negara. Tugas Presiden sebagai Kepala Negara tercantum dalam peraturan Undang-Undang Dasar 1945 (UUD ’45) adalah:

  • Presiden memegang kekuasaan yang tertinggi atas Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara (Pasal 10)
  • Presiden mengangkat duta dan konsul (Pasal 13 ayat 1)
  • Presiden menerima penempatan duta negara lain dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Rakyat (Pasal 13 ayat 3)
  • Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu (Pasal 29 Ayat 2)
  • Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya dua puluh persen dari anggaran pendapatan dan belanja negara serta dari anggaran pendapatan dan belanja daerah untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional (Pasal 31 Ayat 4)
  • Negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budayanya (Pasal 32 Ayat 1)
  • Negara menghormati dan memelihara bahasa daerah sebagai kekayaan budaya nasional (Pasal 32 Ayat 2)
  • Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara (Pasal 34 Ayat 1)
  • Negara mengembangkan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat dan memberdayakan masyarakat yang lemah dan tidak mampu sesuai dengan martabat kemanusiaan (Pasal 34 Ayat 2)
  • Negara bertanggung jawab atas penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan dan fasilitas pelayanan umum yang layak (Pasal 34 Ayat 3)

Tugas Presiden sebagai Kepala Pemerintahan

Tugas Presiden sebagai Kepala Pemerintahan berdasarkan UUD 1945 adalah:

  • Presiden Republik Indonesia memegang kekuasaan pemerintahan menurut Undang-Undang Dasar (Pasal 4 ayat 1)
  • Presiden menetapkan peraturan pemerintah untuk menjalankan undang-undang sebagaimana mestinya (Pasal 5 ayat 2)
  • Menteri-menteri itu diangkat dan diberhentikan oleh Presiden (Pasal 17 ayat 2)
  • Hubungan wewenang antara pemerintah pusat dan pemerintahan daerah provinsi, kabupaten, dan kota, atau provinsi dan kabupaten dan kota, diatur dengan undang-undang dengan memperhatikan kekhususan dan keragaman daerah (Pasal 18B Ayat 1)
  • Hubungan keuangan, pelayanan umum, pemanfaatan sumber daya alam dan sumber daya lainnya antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah diatur dan dilaksanakan secara adil dan selaras berdasarkan undang-undang (Pasal 18B Ayat 2)
  • Presiden mengesahkan rancangan undang-undang yang telah disetujui bersama untuk menjadi undang-undang (Pasal 20 Ayat 4)
  • Rancangan undang-undang anggaran pendapatan dan belanja negara diajukan oleh Presiden untuk dibahas bersama Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah (Pasal 23 Ayat 2)
  • Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden (Pasal 23F Ayat 1)
  • Calon Hakim Agung diusulkan Komisi Yudisial kepada Dewan Perwakilan Rakyat untuk mendapatkan persetujuan dan selanjutnya ditetapkan sebagai hakim agung oleh Presiden (Pasal 24A Ayat 3)
  • Anggota Yudisial diangkat dan diberhentikan oleh Presiden dengan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat (Pasal 24B Ayat 3)
  • Mahkamah Konstitusi mempunyai sembilan orang anggota hakim konstitusi yang ditetapkan oleh Presiden, yang diajukan masing-masing tiga orang oleh Mahkamah Agung, tiga orang oleh Dewan Perwakilan Rakyat, dan tiga orang oleh Presiden (Pasal 24C Ayat 3)
  • Perlindungan, pemajuan, penegakan, dan pemenuhan hak asasi manusia adalah tanggung jawab negara, terutama pemerintah (Pasal 28I Ayat 4)
  • Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya (Pasal 31 Ayat 2)
  • Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional, yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta ahlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang diatur dengan undang-undang (Pasal 31 Ayat 3)
  • Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menunjang tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia (Pasal 31 Ayat 5)

Untuk tugas wakil presiden dan anggota dewan cari sendiri di Google y,

4. Hak untuk memilih dan dipilih

Menurut ketentuan Pasal 23 ayat (1) Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 dinyatakan bahwa “Setiap orang bebas untuk memilih dan mempunyai keyakinan politiknya”. Lebih lanjut menurut ketentuan Pasal 43 ayat (1) Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999, dinyatakan bahwa :

“Setiap warga negara berhak untuk dipilih dan memilih dalam pemilihan umum berdasarkan persamaan hak melalui pemungutan suara yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan”.

Kedua ketentuan pasal di atas jelas menunjukkan adanya jaminan yuridis yang melekat bagi setiap warga Negara Indonesia itu sendiri untuk melaksanakan hak memilihnya.

Kecuali memang orang tersebut sudah dicabut hak untuk memilih dan / atau dipilihnya, Tapi Saya yakin, orang yang sudah terdaftar sebagai pemilih maupun capres, cawapres maupun caleg adalah orang-orang yang masih mempunyai hak untuk memilih dan dipilih.

5. Urusanmu-urusanmu urusanku-urusanku pola pemikiran seperti ini biasanya dijumpai kalau Kita tinggal di kota-kota besar, tapi dalam hal ini maksudnya itu yang penting calon yang nantinya Kita pilih dan berhasil menjabat pada posisinya, nantinya akan melakukan kerjanya dengan baik dan benar agar rakyat sejahtera.

6. Kalaupun nantinya korupsi (Terutama yang dulu Kita pilih), ya tetap harus ditindak sesuai hukum yang berlaku, lagian sudah ada BPK, PPATK dan terutama KPK.

Sejumlah peraturan perundang-undangan yang terkait dengan KPK antara lain:

Insya Allah semua hal-hal yang mencurigakan terkait pencucian uang, kasus suap, penggelapan dana dan lainnya bakal cepat ketahuan dan bisa ditindak seberat-beratnya.

7. Alasan Lainnya

Hari gini gak update, kemane aja…… Misalnya:

1. Upload foto narsis kamu waktu di TPS ke akun Instagram Kalian, pake boomerang atau video biar nambah keren.

2. Update status di facebook, twitter dan sosial media lain

3. Khususnya di twitter, jadikan TTWW

4. Bikin vlog keren yang bisa jadi trending juga di Youtube biar dunia tahu kualitas kehidupan demokrasi di Indonesia

Karena pada dewasa ini banyak masyarakat yang sudah tidak percaya dengan pemimpin/wakil rakyatnya yang disebabkan berbagai alasan. Semoga dengan membaca postingan di atas bisa membuka pikiran atau malah mengubah pikiran teman” yang belum minat untuk memilih.

Ayo Memilih

PEMILU 17 APRIL 2019

BONUS:

Tips memilih Calon:

1. Memilih yang masih ada hubungan, misal keluarga, saudara, kerabat, teman, teman dari teman

2. Yang udah dikenal, artis idola, artis, praktisi, politisi, ataupun Caleg Incomben (Yang masih menjabat)

3. Lihat track recordnya, di situs www.kpu.com ata situs lainnya (Klo ada)

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Close